Kembali ke halaman berita

TMA Sambut Mahasiswa Magang IPI Garut: Perkuat Kolaborasi Akademik dan Industri melalui Implementasi ERP

Admin
Diterbitkan 30 Juli 2026
TMA Sambut Mahasiswa Magang IPI Garut: Perkuat Kolaborasi Akademik dan Industri melalui Implementasi ERP

Bandung, 20 Juli 2026 – Komitmen PT Tech Mayantara Asia (TMA) dalam mendukung pengembangan talenta digital Indonesia kembali diwujudkan melalui kolaborasi dengan dunia akademik. Pada Senin, 20 Juli 2026, TMA menerima kunjungan dari Purnomo Sidiq, M.Kom, dosen pembimbing dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, dalam rangka mengantarkan sekaligus menitipkan empat mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin/Magang) di lingkungan TMA.

Kunjungan yang berlangsung di kantor TMA ini menjadi langkah awal dari kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya. Bagi TMA, program magang bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk calon engineer yang memiliki pengalaman nyata dalam membangun solusi digital berskala enterprise.

Dalam kunjungan tersebut, pihak TMA diwakili oleh Rizal, yang menyambut langsung rombongan dari IPI Garut. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Berbagai hal dibahas, mulai dari tujuan program magang, ruang lingkup pekerjaan yang akan dikerjakan mahasiswa, mekanisme pembimbingan, hingga harapan kedua belah pihak agar program ini memberikan manfaat yang optimal, baik bagi mahasiswa maupun bagi perusahaan.

Empat mahasiswa yang akan melaksanakan program magang tersebut adalah Dito, Devira, Fajril, dan Wildan. Menariknya, mereka tidak ditempatkan sebagai individu yang mengerjakan tugas secara terpisah, melainkan sebagai satu tim pengembangan produk yang akan menjalankan sebuah proyek nyata layaknya tim profesional di industri teknologi.

Setiap anggota tim telah memiliki peran yang berbeda sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Fajril akan menjalankan peran sebagai Project Manager (PM) yang bertanggung jawab mengelola aktivitas proyek, koordinasi tim, serta memastikan seluruh target dapat tercapai sesuai jadwal. Wildan akan berperan sebagai Backend Engineer, yang akan fokus pada pengembangan logika aplikasi dan integrasi sistem. Devira dipercaya sebagai Frontend Engineer, yang akan membangun antarmuka pengguna agar mudah digunakan dan memberikan pengalaman pengguna yang baik. Sementara itu, Dito akan menjalankan peran sebagai UI/UX.

Pendekatan pembagian peran ini sengaja dirancang agar mahasiswa dapat merasakan secara langsung bagaimana sebuah proyek perangkat lunak dijalankan di dunia industri. Mereka tidak hanya belajar menulis kode, tetapi juga belajar berkomunikasi, berkolaborasi lintas fungsi, mengelola pekerjaan, serta memahami bagaimana setiap peran saling melengkapi dalam menghasilkan sebuah solusi digital yang berkualitas.

Selama menjalankan program magang, keempat mahasiswa tersebut akan mengembangkan sebuah proyek implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis ERPNext, salah satu platform ERP open-source modern yang saat ini banyak digunakan oleh berbagai perusahaan di seluruh dunia. Proyek ini akan menjadi media pembelajaran yang sangat komprehensif karena melibatkan berbagai aspek mulai dari analisis kebutuhan bisnis, desain sistem, konfigurasi ERP, pengembangan modul tambahan, integrasi API, hingga proses implementasi dan pengujian.

Pemilihan ERPNext sebagai platform utama juga sejalan dengan arah pengembangan solusi enterprise yang saat ini dilakukan oleh TMA melalui produk TeMA ERP, yaitu solusi ERP yang dibangun di atas fondasi ERPNext dengan berbagai penyesuaian sesuai kebutuhan industri di Indonesia. Dengan terlibat langsung pada proyek tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori mengenai sistem informasi perusahaan, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam membangun solusi yang benar-benar digunakan oleh organisasi.

Seluruh proses pembimbingan proyek akan dipimpin oleh Randy Rahman, selaku Head of Technology Strategy and Innovation di PT Tech Mayantara Asia. Sebagai mentor utama, Randy akan mendampingi mahasiswa mulai dari tahap perencanaan proyek, analisis kebutuhan, penyusunan arsitektur solusi, proses pengembangan, hingga evaluasi hasil implementasi.

Menurut Randy, salah satu tujuan utama program magang di TMA adalah memberikan pengalaman kerja yang sedekat mungkin dengan kondisi nyata di industri teknologi. Oleh karena itu, mahasiswa akan diperkenalkan dengan berbagai praktik modern yang selama ini digunakan oleh tim engineering TMA, mulai dari penggunaan Git untuk version control, manajemen proyek berbasis Agile, code review, dokumentasi teknis, hingga proses deployment dan quality assurance.

Selain memperoleh pengalaman teknis, mahasiswa juga akan diperkenalkan dengan budaya kerja yang menjadi ciri khas TMA. Sebagai perusahaan yang mengusung filosofi "Berkembang sebagai insan pembelajar, berkarya dengan keunggulan diri, dan menciptakan manfaat yang berkelanjutan," TMA mendorong setiap individu untuk terus belajar, berani bereksperimen, dan aktif berbagi pengetahuan.

Selama masa magang, para mahasiswa juga akan memiliki kesempatan mengikuti berbagai kegiatan internal perusahaan seperti NGOPI TMA (Ngobrol Pintar IT), forum mingguan berbagi pengetahuan yang membahas berbagai topik teknologi mulai dari Artificial Intelligence, Big Data, DevOps, Cloud Computing, hingga Software Engineering. Selain itu, mereka juga akan dilibatkan dalam Demo & Workshop Day, forum bulanan tempat para engineer mempresentasikan inovasi, prototipe, maupun hasil eksperimen teknologi yang sedang dikembangkan.

Lingkungan kerja TMA yang menerapkan pola kerja kolaboratif juga menjadi nilai tambah bagi mahasiswa. Mereka akan berinteraksi langsung dengan engineer dari berbagai bidang keahlian, memperoleh masukan dari praktisi yang berpengalaman, serta belajar bagaimana komunikasi menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan sebuah proyek teknologi.

Bagi Institut Pendidikan Indonesia Garut, kerja sama seperti ini merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk memperkuat keterkaitan antara proses pembelajaran di kampus dengan kebutuhan nyata di dunia industri. Melalui program magang yang terstruktur, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis sekaligus mengembangkan kemampuan profesional seperti kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, serta kemampuan menyelesaikan masalah.

Sementara itu, bagi TMA, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem talenta digital Indonesia. Perusahaan meyakini bahwa inovasi akan terus tumbuh apabila dunia akademik dan dunia industri saling melengkapi. Kampus menghadirkan semangat belajar dan ide-ide baru, sedangkan industri memberikan pengalaman implementasi, tantangan nyata, serta standar profesional yang dibutuhkan di dunia kerja.

Melalui program magang ini, TMA berharap keempat mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman teknis mengenai implementasi ERPNext, tetapi juga memahami bagaimana sebuah tim engineering bekerja secara profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting ketika mereka nantinya memasuki dunia kerja sebagai engineer, system analyst, project manager, maupun profesional teknologi lainnya.

Kunjungan dari Purnomo Sidiq, M.Kom beserta empat mahasiswa IPI Garut menjadi awal dari perjalanan kolaborasi yang diharapkan dapat terus berkembang di masa mendatang. Dengan semangat berbagi pengetahuan, saling belajar, dan membangun solusi bersama, TMA kembali menegaskan perannya sebagai mitra industri yang tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga turut berkontribusi dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi talenta digital yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital di masa depan.