
-Solusi yang Mengerti Anda-
Membantu Bisnis Anda
Sejak 2010, PT Tech Mayantara Asia sudah menjadi partner terpercaya. Kami membantu bisnis meraih kesuksesan melalui solusi teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Cari di Situs Kami
Temukan halaman, artikel, berita, dan layanan di situs kami secara instan
Layanan dan Solusi
Layanan inovatif dan berorientasi pada klien di berbagai sektor industri.
Baik Anda ingin mengembangkan aplikasi web khusus, mengintegrasikan sistem big data, atau meningkatkan strategi pengelolaan data Anda, kami menyediakan solusi yang tepat untuk mendorong kemajuan bisnis Anda.

Solusi yang Mudah Dipahami
Kami tidak hanya menawarkan layanan. Kami mendengarkan, menyesuaikan diri, dan memberikan hasil.
TMA merancang solusi khusus yang mendukung pertumbuhan bisnis Anda. Bersama-sama, kami mewujudkan tujuan Anda menjadi pencapaian penting sebagai mitra jangka panjang yang dapat Anda andalkan.
Tahun dengan berbagai pengalaman dalam menghadirkan solusi yang inovatif dan andal.
Kami bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan terkemuka dan para pemimpin industri untuk mengatasi tantangan teknologi yang kompleks dengan jelas dan tepat.
Solusi kami andal, dapat disesuaikan, dan dirancang khusus sesuai dengan tujuan masing-masing klien.




Pembaruan
Berita & Artikel Terkini

Tech Mayantara Asia: Membangun Teknologi dengan Hati, Bertumbuh Melalui Pembelajaran, dan Menciptakan Manfaat yang Berkelanjutan
Nama Tech Mayantara Asia (TMA) bukanlah sekadar identitas perusahaan, tetapi mengandung filosofi yang menggambarkan arah perjalanan perusahaan. Tech melambangkan keyakinan bahwa teknologi merupakan alat untuk memberdayakan manusia dan organisasi. Teknologi bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk membantu pelanggan tumbuh, beradaptasi, dan menghadapi perubahan zaman. Mayantara berasal dari makna dunia digital (maya) yang menjadi ruang penghubung berbagai ekosistem. TMA memaknai Mayantara sebagai kemampuan untuk menghubungkan manusia, data, proses bisnis, dan teknologi menjadi satu kesatuan yang menciptakan nilai. Sementara Asia melambangkan semangat pertumbuhan, kolaborasi, dan kontribusi bagi kawasan. Sejak didirikan pada 6 Agustus 2010, TMA membawa cita-cita untuk menjadi bagian dari kebangkitan teknologi di Asia, dengan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat inovasi digital yang mampu bersaing secara global. Logo TMA yang didominasi warna merah dan hitam juga memiliki makna tersendiri. Warna merah mencerminkan semangat, keberanian, dan inovasi, sedangkan warna hitam melambangkan profesionalisme, integritas, dan kepercayaan. Tiga bulatan merah menjadi simbol kolaborasi, pertumbuhan, dan harapan agar Indonesia bersama negara-negara Asia lainnya mampu menjadi motor penggerak perkembangan teknologi dunia.

Ngopi IT: Membangun Fondasi AI untuk Menyongsong Masa Depan Digital
Bandung, 26 Juni 2026 – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara dunia bekerja, berinovasi, dan mengambil keputusan. Namun di tengah derasnya perkembangan teknologi tersebut, masih banyak praktisi teknologi yang bertanya, "Sebenarnya AI itu apa?", "Bagaimana AI bekerja?", hingga "Haruskah saya belajar AI sekarang?". Menjawab kebutuhan tersebut, PT Tech Mayantara Asia (TMA) kembali menyelenggarakan program rutin Ngopi IT (Ngobrol Soal IT) dengan mengangkat tema "AI Fundamental", sebuah sesi berbagi pengetahuan yang membahas konsep dasar Artificial Intelligence sebagai pondasi sebelum memasuki dunia AI yang semakin kompleks. Materi sesi ini disampaikan oleh Randy Rahman, Software Engineer PT Tech Mayantara Asia. Bertempat di Kantor Magna, Bandung, serta diikuti secara daring melalui Discord, kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026 pukul 16.00 WIB ini dihadiri oleh para software engineer, developer, UI/UX designer, product enthusiast, hingga mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap teknologi Artificial Intelligence. Sesuai dengan semangat Ngopi IT, acara dikemas dalam suasana santai namun tetap kaya akan wawasan teknis sehingga peserta dapat berdiskusi secara terbuka tanpa sekat formalitas. Dalam pembukaan sesi, Randy Rahman menyampaikan bahwa saat ini AI bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan telah menjadi kemampuan dasar (fundamental skill) yang perlu dipahami oleh setiap insan digital. Menurutnya, banyak orang langsung mencoba menggunakan berbagai layanan AI generatif seperti ChatGPT atau Gemini tanpa memahami konsep dasar yang berada di balik teknologi tersebut. Padahal, pemahaman terhadap fondasi AI akan membantu seseorang memanfaatkan teknologi secara lebih efektif, aman, dan bertanggung jawab. Hal tersebut juga menjadi tujuan utama materi AI Fundamentals, yaitu membangun paradigma berpikir yang benar mengenai Artificial Intelligence sebelum membahas implementasi yang lebih kompleks.

TMA Hadiri Computing Project Exhibition Telkom University 2026: Memperkuat Sinergi Industri dan Akademisi dalam Melahirkan Inovasi Digital
Computing Project Exhibition merupakan salah satu agenda akademik tahunan Telkom University yang mempertemukan dunia pendidikan dengan dunia industri. Pada kegiatan ini, sebanyak 40 tim mahasiswa menampilkan produk digital terbaik hasil pengembangan mereka kepada dosen, praktisi industri, mentor, serta dewan juri. Seluruh proyek dipresentasikan secara langsung melalui sesi demonstrasi, diskusi teknis, dan evaluasi produk, sehingga peserta memperoleh masukan yang komprehensif dari berbagai perspektif. Bagi TMA, kehadiran dalam kegiatan ini bukan sekadar memenuhi undangan sebagai tamu industri. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem kolaborasi antara dunia akademik dan industri teknologi. Selama beberapa bulan terakhir, TMA turut berperan sebagai mitra industri yang memberikan pendampingan kepada salah satu tim peserta yang mengembangkan produk Briefly, sebuah platform berbasis Artificial Intelligence yang dirancang untuk melakukan analisis berita digital, menghasilkan ringkasan otomatis, melakukan analisis sentimen, hingga memberikan prediksi dampak terhadap berbagai sektor industri. Melalui proses mentoring tersebut, TMA memberikan berbagai masukan mulai dari penyempurnaan arsitektur sistem, pendekatan pengembangan produk, validasi kebutuhan pengguna, hingga perspektif implementasi teknologi yang lebih dekat dengan kebutuhan industri. Pendampingan ini diharapkan mampu menjembatani teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan tantangan nyata yang akan dihadapi mahasiswa ketika memasuki dunia profesional.



