Kembali ke halaman artikel

NGOPI TMA: Ngobrol Pintar IT Bahas AI dan AiTMA, Serius Tapi Santai di Discord

Admin
Diterbitkan 27 April 2026
NGOPI TMA: Ngobrol Pintar IT Bahas AI dan AiTMA, Serius Tapi Santai di Discord

Pada tanggal 24 April 2026, pukul 16.00, TMA kembali menghadirkan forum diskusi internal bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar IT), sebuah inisiatif rutin yang menjadi wadah berbagi pengetahuan, ide, dan pengalaman seputar teknologi. Berbeda dari pertemuan konvensional, acara kali ini diselenggarakan secara online melalui platform Discord, mencerminkan budaya kerja TMA yang fleksibel, adaptif, dan berbasis kolaborasi digital.

Acara NGOPI kali ini mengangkat tema besar seputar Artificial Intelligence (AI) dan pengembangan produk unggulan TMA, yaitu AiTMA. Diskusi dipandu oleh Bayu Eka Putranto, yang akrab disapa Mas Bey, sebagai pembawa tema utama. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh energi, Mas Bey berhasil membuka ruang diskusi yang tidak hanya informatif, tetapi juga menyenangkan.

Materi yang disampaikan berfokus pada bagaimana AI saat ini berkembang pesat dan mulai menjadi bagian integral dari berbagai solusi digital. Dalam konteks TMA, pembahasan mengerucut pada bagaimana AiTMA dikembangkan sebagai platform AI yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan nyata pengguna. Mulai dari konsep dasar intent recognition, tool calling, hingga pemanfaatan retrieval-augmented generation (RAG), seluruh topik dibahas dengan pendekatan yang mudah dipahami namun tetap mendalam.

Diskusi menjadi semakin menarik dengan kehadiran Kang Kusumah, yang dikenal sebagai “tukang ngoprek server” sekaligus jagoan AI di lingkungan TMA. Dengan gaya khasnya yang santai namun tajam, Kang Kusumah memberikan banyak insight praktis terkait implementasi AI di level infrastruktur dan eksperimen teknologi. Beberapa celetukan ringan yang ia lontarkan justru menjadi pemantik diskusi yang lebih dalam, sekaligus mencairkan suasana.

Tidak kalah penting, kontribusi dari Hansen Tanjung sebagai seorang solution architect dan Akhmad Sofyan, yang dipanggil Mang Made praktisi Big Data Platform turut memperkaya perspektif diskusi. Hansen dan Made memberikan sudut pandang strategis mengenai bagaimana AI, khususnya AiTMA, dapat diintegrasikan dengan ekosistem data platform yang dimiliki TMA. Ia juga menekankan pentingnya arsitektur yang scalable dan sustainable dalam membangun solusi berbasis AI, agar tidak hanya powerful di awal, tetapi juga mampu berkembang seiring kebutuhan bisnis.

Sepanjang sesi, interaksi antar peserta berlangsung sangat aktif. Platform Discord yang digunakan memungkinkan komunikasi berjalan lebih dinamis melalui voice channel, chat, hingga berbagi screen. Peserta bebas menyampaikan pertanyaan, opini, maupun pengalaman, sehingga diskusi terasa hidup dan partisipatif. Tidak ada kesan formal yang kaku—justru suasana santai menjadi kekuatan utama dalam mendorong keterbukaan.

Yang menarik, meskipun berlangsung dalam format santai, kualitas diskusi tetap terjaga. Banyak ide-ide yang muncul, mulai dari pengembangan fitur baru di AiTMA, potensi integrasi dengan produk lain, hingga pendekatan implementasi di berbagai use case industri. Celetukan-celetukan ringan yang muncul di tengah diskusi seringkali justru mengandung insight yang dalam—mencerminkan kombinasi unik antara humor dan kecerdasan yang menjadi ciri khas kultur TMA.

Acara NGOPI ini juga menjadi bukti bahwa komunikasi yang efektif tidak selalu harus dilakukan dalam forum formal. Dengan pendekatan yang lebih cair, setiap individu merasa lebih nyaman untuk berkontribusi. Hal ini secara tidak langsung membangun kultur komunikasi yang sehat, terbuka, dan saling menghargai. Dalam jangka panjang, pola seperti ini akan sangat berpengaruh terhadap kecepatan inovasi dan kualitas kolaborasi di dalam tim.

Selain itu, penggunaan Discord sebagai platform utama menunjukkan bahwa TMA terus mengadopsi tools yang relevan dengan kebutuhan kerja modern. Dengan fitur yang mendukung komunikasi real-time dan komunitas berbasis channel, Discord menjadi pilihan yang tepat untuk mendukung aktivitas seperti NGOPI, terutama dalam lingkungan kerja yang tidak selalu berada dalam satu lokasi fisik.

Melalui NGOPI, TMA tidak hanya menciptakan ruang untuk belajar bersama, tetapi juga memperkuat identitas sebagai organisasi yang terus berkembang dan adaptif terhadap perubahan teknologi. Pembahasan mengenai AI dan AiTMA menjadi sangat relevan, mengingat kedua hal tersebut merupakan bagian penting dari strategi TMA ke depan dalam membangun produk-produk berbasis data dan kecerdasan buatan.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut secara konsisten, menjadi rutinitas positif setiap minggu yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis, tetapi juga mempererat hubungan antar tim. Dengan semangat berbagi dan kolaborasi, NGOPI menjadi lebih dari sekadar forum diskusi—ia menjadi bagian dari perjalanan TMA dalam membangun ekosistem teknologi yang kuat dan berdaya saing.

NGOPI bukan hanya ngobrol, tapi tentang belajar, berbagi, dan tumbuh bersama.